Ticker

6/recent/ticker-posts

Ad Code

Responsive Advertisement

Pfizer Mulai Tahap Dua Uji Obat Oral Antivirus Covid-19 pada Orang Dewasa yang Terpapar - Tribunnews

 

Pfizer Mulai Tahap Dua Uji Obat Oral Antivirus Covid-19 pada Orang Dewasa yang Terpapar - Tribunnews.com

Kena Betancur / AFPPfizer Mulai Tahap Dua Uji Obat Oral Antivirus Covid-19 pada Orang Dewasa yang Terpapar
Orang-orang berjalan di dekat markas besar Pfizer di New York pada 9 November 2020.Pfizer Mulai Tahap Dua Uji Obat Oral Antivirus Covid-19 pada Orang Dewasa yang Terpapar 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK - Pfizer telah memulai fase kedua dalam studi obat antivirus oral terbarunya untuk mencegah infeksi virus corona (Covid-19) pada orang dewasa yang terpapar virus tersebut.

Pernyataan itu disampaikan raksasa farmasi Amerika Serikat (AS) itu pada Senin kemarin.

"Pfizer Inc. hari ini mengumumkan dimulainya studi Fase 2/3 EPIC-PEP (Evaluation of Protease Inhibition for COVID-19 in Post-Exposure Prophylaxis) untuk mengevaluasi kandidat antivirus oral baru PF-07321332, yang diberikan bersama dengan ritonavir dosis rendah, untuk pencegahan infeksi COVID-19," kata perusahaan itu dalam rilisnya.

Dikutip dari laman Sputnik News, Selasa (28/9/2021), studi baru ini mendaftarkan individu berusia 18 tahun ke atas yang tinggal di rumah yang sama dengan individu yang terinfeksi Covid-19 dan bergejala.
https://sputniknews.com/20210927/pfizer-starts-second-phase-of-testing-new-antiviral-covid-19-oral-drug-in-exposed-adults-1089455819.html

"Jika berhasil, terapi antivirus oral akan mampu menghentikan virus pada tahap awal pada individu yang terpapar Covid-19, juga mencegah virus mereplikasi dirinya sendiri dan menghambat timbulnya infeksi pada orang lain," kata Chief Scientific Officer Pfizer, Mikael Dolsten.

Sebelumnya pada hari Minggu lalu, CEO Pfizer Albert Bourla mengatakan bahwa dunia akan dapat kembali ke kehidupan normal dalam waktu satu tahun, dengan syarat harus ada vaksinasi ulang yang dilakukan secara tahunan.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Anita K Wardhani

Posting Komentar

0 Komentar