Ticker

6/recent/ticker-posts

Ad Code

Responsive Advertisement

Viral 3 Oknum TNI Pukul Polwan di Palangka Raya, Ini Keterangan Petinggi Polda-Korem - inews

 

Viral 3 Oknum TNI Pukul Polwan di Palangka Raya, Ini Keterangan Petinggi Polda-Korem

Antara
Viral 3 Oknum TNI Pukul Polwan di Palangka Raya, Ini Keterangan Petinggi Polda-Korem
Jajaran pejabat utama Korem 102/Panju Panjung dan Polda Kalimantan Tengah saat memberikan keterangan dalam jumpa pers soal dugaan tiga oknum TNI pukul polwan di Palangka Raya. (ANTARA)

PALANGKA RAYA, iNews.id - Rekaman video keributan di salah satu kafe di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah viral di media sosial. Dalam kejadian ini diduga terjadi pemukulan terhadap petugas Polwan oleh oknum TNI

Merespons peristiwa tersebut, pimpinan Polda Kalteng langsung mendatangi Markas Korem 102/Panju Panjung. Pertemuan ini untuk meluruskan peristiwa pemukulan polwan yang diduga dilakukan tiga oknum TNI AD dari Batalion Rider 631/Antang.

"Kejadian itu murni kesalahpahaman semata," ujar Kepala Penerangan Korem 102/Panju Panjung Mayor Infantri Mahsun Abadi, saat jumpa pers di Aula Markas Komando Korem 102/Panju Panjung, Selasa (7/12/2021).

Dia menyampaikan, kedua belah pihak sudah saling memaafkan satu sama lainnya. Hanya saja sesuai arahan pimpinan, siapa pun yang terlibat dalam kesalahpahaman tersebut akan ditindak sesuai undang-undang dan aturan hukum.

Kapenrem menegaskan, Danrem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Yudianto Putrajaya akan memberikan sanksi kepada yang terlibat. Peristiwa ini merupakan salah satu dari tujuh pelanggaran berat yang sudah dicanangkan TNI AD dan tidak boleh dilanggar anggotanya.

"Ini menjadi pelajaran yang sangat berharga. Sinergi TNI-Polri harus tetap dirawat dan diperkuat, itu merupakan hal yang mutlak," kata Abadi.

Dalam menambahkan, saat ini ketiga oknum TNI AD yang diduga pemukulan sudah menjalani pemeriksaan.

"Yang terlibat telah diperiksa," ucapnya.

Di tempat yang sama, Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Eko Saputro mengatakan, mereka mendukung penuh sekaligus menyerahkan seluruh proses penanganan para pelaku kepada Korem 102/Panju Panjung.

Saputro menyebutkan, anggota Raimas Polda Kalimantan Tengah yang menjadi korban dari peristiwa itu sudah dilakukan pengobatan dan sekarang dalam kondisi sehat. Untuk itu, diminta kepada semua lapisan masyarakat, agar menjaga situasi kamtibmas aman, kondusif dan terkendali.

"Terpenting sinergi dan kolaborasi TNI-Polri adalah harga mati sehingga tugas serta tanggung jawab pemerintah berjalan lancar dan baik," katanya didampingi Dirsamapta dan Kabid Propam Polda Kalteng.

Sementara itu sebelumnya, Kapuspen TNI Mayjen Prantara Santosa menjelaskan, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa telah memerintahkan untuk menindak prajurit yang terlibat.

"Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa telah memerintahkan kepada seluruh penyidik dan aparat hukum TNI maupun TNI AD untuk melakukan proses hukum kepada oknum-oknum anggota yang diduga terlibat dalam tindak pidana," tuturnya, Selasa (7/12/2021).

Editor : Donald Karouw

Bagikan Artikel:
line sharing button

Posting Komentar

0 Komentar