Harga Minyak Dunia Sempat Tembus US$90 per Barel Akibat Rusia-Ukraina
Kamis, 27 Jan 2022 07:32 WIB

Harga minyak dunia sempat melonjak ke US$90 per barel pada Rabu (26/1) waktu AS akibat konflik Ukraina-Rusia. Ilustrasi. (iStock/bomboman).
Jakarta, CNN Indonesia --
Harga minyak mentah kembali menguat pada perdagangan Rabu (26/1) sore waktu AS atau Kamis (27/1) pagi WIB. Bahkan harganya sempat menembus US$90 per barel.
Mengutip Antara, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Maret naik US$1,76 atau 2 persen ke level US$89,96 per barel, setelah sempat melampaui US$90 per barel atau level tertinggi sejak Oktober 2014.
Sementara itu minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Maret naik US$1,75 atau 2 persen ke level US$87,35 per barel.
Analis menyebut lonjakan harga minyak itu didorong oleh beberapa faktor. Yang paling utama adalah ketegangan Ukraina-Rusia.
Rusia telah mengumpulkan ribuan tentara di perbatasan Ukraina. Itu memicu ketakutan akan konflik bersenjata.
Akibatnya pasar khawatir ketegangan itu mengganggu pasokan gas dan minyak Rusia ke Eropa. Maklum, Rusia salah satu pengekspor minyak terbesar di dunia.
"Pasar gelisah pasokan minyak dapat terganggu sehingga mengangkat harga minyak," kata Paul Sheldon, kepala penasihat geopolitik, analitik, di S&P Global Platts.
Selain itu, minyak juga masih mendapatkan topangan dari aksi Houthi Yaman yang meluncurkan serangan rudal ke pangkalan Uni Emirat Arab pada Senin (24/1).
Ketegangan politik itu telah menambah kekhawatiran pasar energi atas pasokan yang bakal mengetat sehingga membuat minyak naik. Apalagi di saat sama, OPEC+ mengalami kesulitan memenuhi target produksi bulanan.
(Antara/agt)
0 Komentar