Ticker

6/recent/ticker-posts

Ad Code

Responsive Advertisement

Rusia Ngamuk Balas Dendam, Hujani Ukraina dengan Rudal dari Darat, Laut Udara - inews

 

Rusia Ngamuk Balas Dendam, Hujani Ukraina dengan Rudal dari Darat, Laut Udara

Rusia Ngamuk Balas Dendam, Hujani Ukraina dengan Rudal dari Darat, Laut Udara
Rusia menghujani Ukraina dengan rudal sebagai pembalasan atas serangan di perbatasan pekan lalu (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Rusia membombardir wilayah Ukraina, Kamis (9/3/2023), sebagai pembalasan atas serangan di perbatasan pekan lalu. Tentara Ukraina menyerang wilayah Rusia, yakni di Provinsi Bryansk, menggunakan artileri menewaskan dua orang dan melukai beberapa lainnya.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia menyatakan, militernya melakukan serangan besar-besaran mengincar infrastruktur Ukraina sebagai pembalasan atas aksi terorisme di Bryansk.

Baca Juga

Serangan dilakukan menggunakan senjata berpresisi tinggi, di antaranya rudal udara ke darat Kinzhal yang ditembakkan dari jet tempur.

“Menanggapi aksi teroris yang diorganisasi oleh rezim Kiev di wilayah Bryansk pada 2 Maret, angkatan bersenjata Rusia melakukan pembalasan besar-besaran," bunyi pernyataan, dikutip dari Sputnik. 

Baca Juga

Selain senjata berbasis udara, serangan juga dilakukan dari laut dan darat, ditujukan untuk menghancurkan fasilitas penting infrastruktur militer, kompleks industri militer, serta fasilitas energi pendukung.

Kemhan Rusia mengklaim target serangan tercapai, semua objek yang dibidik terkena rudal. Beberapa target itu di antaranya pangkalan drone dan fasilitas produksi amunisi. Selain itu, serangan ditujukan untuk menghambat pengiriman senjata bantuan asing menggunakan kereta api.

Baca Juga

Sementara itu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, serangan Rusia menghancurkan infrastruktur dan bangunan tempat tinggal di 10 wilayah.

"Penjajah hanya bisa meneror warga sipil," kata Zelensky, dikutip dari Reuters.

Sejauh ini enam warga Ukraina dilaporkan tewas akibat serangan tersebut. Foto yang diunggah media massa menunjukkan dua mayat tergeletak di jalan serta bangunan di dekatnya hancur. 

Gambar lain menunjukkan bangunan hancur dan petugas pemadam kebakaran berupaya mengevakuasi korban yang mungkin terjebak di dalamnya. 

Editor : Anton Suhartono

Follow Berita iNews di Google News

Posting Komentar

0 Komentar