Tak Peduli Ancaman Rusia, NATO Ngotot Latih Pilot Ukraina Gunakan F-16
:extract_focal()/https%3A%2F%2Fimg.inews.co.id%2Fmedia%2F600%2Ffiles%2Finews_new%2F2022%2F11%2F10%2Fjens_stoltenberg_reu.jpg)
BRUSSEL, iNews.id - Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menegaskan tak ikutan perang di Ukraina, meski melatih pilot-pilot Angkatan Udara (AU) Ukraina. Aliansi pertahanan itu telah memulai pelatihan bagi tentara Ukraina dalam mengoperasikan jet tempur F-16.
Padahal Rusia berkali-kali memperingatkan soal pengiriman dan pelatihan jet tempur F-16, apalagi setelah negara-negara G7 mengungkapkan komitmen tersebut dalam pertemuan di Hiroshima, Jepang, pada akhir pekan lalu.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Jens Stoltenberg menegaskan, melatih pilot Ukraina dalam menerbangkan pesawat tempur buatan Amerika Serikat (AS) itu bukan berarti aliansinya bagian dari konflik.
"Ukraina punya hak untuk mempertahankan diri. Kami membantu Ukraina untuk menegakkan haknya tersebut," kata Stoltenberg, dikutip dari Reuters, Selasa (23/5/2023).
Rusia berkali-kali memperingatkan negara-negara Barat untuk tidak mengirim jet tempur F-16 ke Ukraina. Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Grushko mengatakan, negara-negara Barat akan menghadapi risiko besar jika mengirim jet tempur F-16.
"Kami melihat negara-negara Barat masih mengikuti skenario eskalasi. Ini melibatkan risiko sangat besar bagi mereka. Kami punya semua sarana yang diperlukan untuk mencapai tujuan yang telah kami tetapkan (operasi militer khusus di Ukraina)," kata Grushko.
Editor : Anton Suhartono
Follow Berita iNews di Google News
Hal senada disampaikan Duta Besar (Dubes) Rusia untuk AS Anatoly Antonov. Dia mengatakan program pengiriman F-16 ke Ukraina tak akan mulus. Jet tempur F-16 bukan pesawat sembarangan dan membutuhkan landasan khusus dalam pengoperasiannya.
"Tidak ada infrastruktur untuk pengoperasian F-16 di Ukraina dan jumlah pilot serta personel untuk pemeliharaan juga tidak ada," kata Antonov.
Kondisi ini, lanjut dia, akan membuka peluang keterlibatan NATO dalam penyiapan jet tempur F-16 untuk Ukraina. Bahkan tak menutup kemungkinan NATO menyediakan pangkalan udaranya.
"Apa yang akan terjadi jika pesawat tempur Amerika lepas landas dari pangkalan udara NATO yang dikendalikan oleh 'relawan' asing?" ujarnya.
Editor : Anton Suhartono
Follow Berita iNews di Google News
0 Komentar