Ketua DPR AS Tak Akan Pergi ke Ukraina meski Sudah Diundang Presiden Zelensky

WASHINGTON, iNews.id - Ketua DPR AS Kevin McCarthy mengaku tidak memiliki rencana untuk mengunjungi Ukraina setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengundangnya.
Ditanya oleh CNN tentang undangan Zelensky, McCarthy pada Rabu (8/3/2023) mengau tidak perlu melakukan perjalanan ke luar negeri. Dia akan mendapatkan informasi dengan cara lain.

"Saya akan terus mendapatkan pengarahan dan lainnya, tetapi saya tidak harus pergi ke Ukraina atau Kiev untuk melihatnya," katanya kepada jaringan televisi.
Undangan tersebut datang saat AS bergulat dengan defisit anggaran dan kemungkinan mencapai batas utangnya dalam beberapa bulan mendatang. Presiden Demokrat AS Joe Biden akan mengumumkan proposal anggarannya pada Kamis (9/3/2023).

Sebelumnya, dalam sebuah wawancara dengan CNN yang disiarkan pada hari Rabu, Zelensky meminta McCarthy, seorang Republikan, untuk melihat situasi di Ukraina secara langsung.
"Dia harus datang ke sini untuk melihat bagaimana kami bekerja, apa yang terjadi di sini... Kemudian setelah itu, buatlah asumsi Anda," kata Zelensky dalam wawancara CNN.

Amerika Serikat telah memberikan hampir 32 miliar dolar AS bantuan ke Ukraina sejak pasukan Rusia menginvasi pada 24 Februari 2022. Tetapi beberapa orang Partai Republik sayap kanan telah menolak untuk mengirim lebih banyak.
Posisi McCarthy adalah bahwa dia mendukung Ukraina. Tetapi Partai Republik, yang mengambil kendali majelis pada bulan Januari, tidak akan memberikan "cek kosong" untuk bantuan AS ke Kiev.

0 Komentar