4 Warganya Tewas Ditembak, Israel Tangkap 3 Orang

Tentara Israel menangkap tiga orang di sebuah desa Palestina di wilayah Tepi Barat yang diduduki. Penangkapan dilakukan setelah terjadi penembakan yang menewaskan empat warga Yahudi di dekat salah satu permukiman di Tepi Barat.
Seperti dilansir AFP, Rabu (21/6/2023), militer Israel dalam pernyataannya menyebut tentaranya menahan tiga 'orang yang diburu' di desa Orif, Tepi Barat bagian utara. Desa itu diyakini militer Israel sebagai rumah para pelaku yang menewaskan empat warganya.
Penahanan itu terjadi setelah sekelompok pria bersenjata menyerang warga Yahudi di dekat permukiman Eli pada Selasa (20/6) waktu setempat. Sedikitnya empat orang tewas dan empat orang lainnya mengalami luka-luka dalam serangan itu.
Sejumlah pejabat Israel tidak bisa mengonfirmasi status kewarganegaraan empat korban tewas. Namun laporan media lokal menyebut keempat korban tewas semuanya warga negara Israel.
Israel menduduki Tepi Barat sejak perang tahun 1967 silam dan wilayah itu, tidak termasuk Yerusalem Timur, kini menjadi tempat tinggal bagi sekitar 490.000 warga Yahudi yang tinggal di permukiman-permukiman yang dianggap ilegal menurut hukum internasional.
Salah satu penyerang ditembak ditembak di lokasi kejadian oleh seorang warga sipil, sementara pasukan Israel kemudian membunuh penyerang kedua yang melarikan diri dari lokasi kejadian.
Simak Video 'Detik-detik Mobil Tentara Israel Meledak saat Penyerangan di Tepi Barat':
Simak berita selengkapnya di halaman selanjutnya.
Militer Israel menyatakan bahwa tentaranya memasuki desa Orif untuk 'memetakan rumah-rumah' para pelaku penyerangan, sebagai awal dari penghancuran rumah mereka.
Israel diketahui secara rutin menghancurkan rumah-rumah warga Palestina yang dituduh mendalangi serangan, dengan alasan langkah semacam itu menjadi pencegahan.
Namun para pengkritik menilainya sama saja dengan hukuman kolektif.
0 Komentar