Ticker

6/recent/ticker-posts

Ad Code

Responsive Advertisement

Petugas Keamanan TPS di Demak Jadi Relawan di Posko Penanganan Banjir - BeritaSatu

 Petugas Keamanan TPS di Demak Jadi Relawan di Posko Penanganan Banjir

BeritaSatu.com

Demak, Beritasatu.com – Petugas keamanan tempat pemungutan suara (TPS) Pemilu 2024 di Demak, Jawa Tengah, rela menjadi relawan di posko penanganan banjir, Rabu (14/2/2024).

ADVERTISEMENT

Banjir memang menenggelamkan permukiman akibat jebolnya tanggul Sungai Wulan di Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Kini, bukannya mengamankan TPS, salah satu anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di Demak, Jawa Tengah, justru menjadi relawan di posko penanganan banjir. Dia bertugas mengamankan rumah warga yang ditinggalkan karena banjir yang masih mencapai lebih dari 1 meter.

Sepekan setelah jebolnya tanggul Sungai Wulan di Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, kondisi banjir masih cukup parah. Banjir masih merendam puluhan desa hingga mencapai ketinggian 2 meter. Bahkan, kondisi jalan pantura masih lumpuh tergenang banjir hingga mencapai 1 meter.

Kondisi banjir juga membuat sejumlah anggota penyelenggara pemilu di tingkat TPS terkena dampaknya. Seperti yang dialami Irwan Suharto yang seharusnya bertugas sebagai petugas keamanan di TPS atau Satlinmas di salah satu TPS di Desa Cangkring, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Demi kemanusiaan, kini dia rela menjadi relawan di posko penanganan banjir di desanya.

Irwan juga bersiaga sebagai relawan untuk membantu di dapur umum dan posko bantuan penanganan banjir.

"Ikut sebagai Satlinmas, tetapi seragam belum ada karena masih terkena banjir. Di sana, banjir mencapai lebih dari 1 meter," kata Irwan Suharto.

Baca Juga: Pemilu 2024, Napi Narkoba di Lapas Cipinang Jadi Palang Pintu
Hingga saat ini, Irwan masih bersiaga di posko banjir dan belum menerima informasi dari panitia pemilihan kecamatan (PPK) atau Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait pemilu susulan. Kondisi banjir di daerahnya membuat listrik dan sinyal ponselnya mati, sehingga dia belum mendapatkan informasi.

Meskipun begitu, dia tetap siap untuk menyukseskan pelaksanaan pemilu susulan nantinya. Dia berharap banjir segera surut sehingga ribuan warga di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, dapat menggunakan hak pilih mereka dalam pesta demokrasi.

Sebelumnya, KPU Kabupaten Demak mengumumkan bahwa mereka terpaksa menggelar pemilu susulan di 10 desa. Sebanyak 114 TPS dari total 240 di Kecamatan Karanganyar harus bersabar dan menunggu pelaksanaan pemilu susulan.

Pemilihan Umum Indonesia 2024

Pemilu 2024

Pilpres 2024

Banjir di Demak

Banjir Saat Pemilu

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti terus berita terhangat dari Beritasatu.com via whatsapp

Posting Komentar

0 Komentar