Lihat Pantai Selatan karena Pilot Tertidur, Penumpang Batik Air: Tiket Travel Jakarta-Bandung Hangus - BeritaSatu.
Lihat Pantai Selatan karena Pilot Tertidur, Penumpang Batik Air: Tiket Travel Jakarta-Bandung Hangus
Jakarta, Beritasatu.com - Salah seorang penumpang Batik Air rute Kendari-Jakarta tidak percaya mengetahui pilot dan kopilotnya tertidur saat menerbangkan pesawat. Hal itu menyebabkan pesawat melenceng hingga pantai selatan Jawa. Padahal, untuk mendarat di Bandara Soekarno-Hatta tidak sampai ke arah pantai selatan.
ADVERTISEMENT
"Yang saya pikirkan itu travel dari Jakarta ke Bandung bisa hangus. Biasanya pukul 09.30 WIB sudah landing, tetapi ini pukul 10.00 WIB baru landing," kata penumpang Batik Air dalam akun X (sebelumnya Twitter) pribadinya @WellPlayed04, dipantau Senin (11/3/2024).
Dia mengaku bersyukur masih diberikan keselamatan. "Bersyukur diberikan mukjizat oleh Tuhan dan masih dikasih kesempatan untuk ada di dunia," ucapnya.
Dia baru mengetahui pesawat melenceng jalur hingga ke pantai selatan Jawa dari media baru-baru ini. "Saya biasanya jarang membuat video, tetapi karna saya tahu ini ke arah pantai Selatan. Saya abadikan dan baru tahu beritanya hari ini," kata dia.
Dia sempat berpikir bahwa Bandara Soekarno-Hatta sedang ramai, sehingga pesawat harus memutar arah. "Jujur pas di pesawat saya tidak kepikiran aneh-aneh dan saya cuman berpikir 'oh mungkin di Bandara Soetta sedang crowded'," kata dia.
Sebelumnya, laporan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyebut insiden terjadi pada 25 Januari 2024, ketika pilot dan kopilot tertidur selama 28 menit. Dokumen KNKT mengungkapkan pilot yang bertugas tidak mendapat istirahat cukup, mengakibatkan kondisi kelelahan awak pesawat.
Dalam insiden itu, kopilot bertugas sebagai pilot yang menerbangkan pesawat (pilot flying/PF), sementara kapten pilot bertugas sebagai pilot monitor (pilot monitoring/PM).
Pemandu lalu lintas udara tidak mendapatkan respons dari PF. Pada saat itu, kapten pilot menyadari bahwa pesawat tidak berada pada jalur yang benar dan menemukan kopilot tertidur. Beruntung, pesawat berhasil kembali ke jalur penerbangan dan mendarat dengan selamat.
Batik Air mengambil langkah serius dengan menonaktifkan sementara pilot dan kopilot yang terlibat.
Sementara itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubud Kemenhub) memberikan teguran keras dan akan melakukan investigasi khusus terkait dugaan kasus pilot dan kopilot Batik Air tertidur selama penerbangan.
Batik Air
Pilot Tertidur
Pilot Batik Air Tidur
Penumpang Batik Air
Pantai Selatan Jawa
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti terus berita terhangat dari Beritasatu.com via whatsapp
Komentar
Posting Komentar