Rusia Dalami Hubungan Pelaku Penembakan Konser Musik dengan Kelompok Nasionalis Ukraina - inews

 

Rusia Dalami Hubungan Pelaku Penembakan Konser Musik dengan Kelompok Nasionalis Ukraina

Rusia Dalami Hubungan Pelaku Penembakan Konser Musik dengan Kelompok Nasionalis UkrainaPara penyelidik Rusia mendalami hubungan para pelaku penembakan di Crocus City Hall, Moskow, dengan kelompok nasionalis Ukraina. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Para penyelidik Rusia mendalami hubungan para pelaku penembakan di Crocus City Hall, Moskow, dengan kelompok nasionalis Ukraina. Para pejabat Rusia tak yakin kelompok radikal Islam berdiri sendiri melakukan serangan yang sejauh ini telah menewaskan 143 orang itu.

Komite Investigasi Rusia menyatakan, selain Ukraina sebagai sasaran pelarian para pelaku, sumber keuangan mereka terlacak berasal dari Ukraina.

Baca Juga

Rusia Kalap, Gempur Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi dan Air Ukraina

Berdasarkan hasil temuan awal Komite, para pelaku menerima uang dalam jumlah besar dari Ukraina.

Penyelidik mendapat bukti kuat bahwa para pelaku menerima dana dari Ukraina dalam bentuk mata uang kripto yang kemudian digunakan untuk mempersiapkan serangan.

Baca Juga

Bos Badan Intelijen Rusia Sebut Ukraina, Inggris dan AS Terlibat Serangan Teror Konser Musik

Selain itu otoritas penegak hukum juga telah mengidentifikasi dan menangkap tersangka lain yang diduga terlibat dalam pendanaan. Namun mereka tak mengungkap identitasnya.

Sebelumnya, kepala dinas keamanan Rusia FSB Alexander Bortnikov mengatakan, Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Ukraina kemungkinan berada di balik serangan tersebut. 

Baca Juga

Serangan Teror Tewaskan 139 Orang, Rusia Incar Direktur Badan Intelijen Ukraina

Ada pihak di Ukraina, kata dia, yang mempersiapkan titik pelarian di perbatasan bagi para pelaku setelah beraksi. 

“Mereka juga akan disambut sebagai pahlawan,” kata Bortnikov, seperti dilaporkan RT.

Keempat pelaku teridentifikasi sebagai bagian dari kelompok Islam radikal yang direkrut melalui chat online Telegram yang dikelola ISIS-K, afiliasi ISIS yang berbasis di Afghanistan.

Meski ISSI mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, tidak menutup kemungkinan badan intelijen Ukraina terlibat dalam perencanaan.

Editor : Anton Suhartono

Follow Berita iNews di Google News


Komentar

Baca Juga

Arenanews

Berbagi Informasi

Kopiminfo

Media Informasi

Opsi Informasi

Opsiin

Opsitek